Siapa yang Untung?
Posted on November 18th, 2009 in Review | 1 Comment »
Sangat sulit untuk mengulas atau mereview sebuah blog, apalagi topik yang akan saya ulas berhubungan dengan kontes blog yang dilakukan oleh Pertamina sangat terbatas. “Kerja keras adalah energi kita”, demikian slogan Pertamina yang menjadi topik kontes blog tersebut.
Sebuah laman yang sudah lama saya kenal dan masuk dalam blogroll saya yaitu dusunlaman turut meramaikan kontes blog ini yang mengundang saya untuk mengikutinya. Awalnya saya tidak tertarik untuk mengikuti, tetapi seperti dusunlaman yang meyakinkan saya, ini adalah salah satu metode untuk meningkatkan ranking di berbagai search engine dan traffic engine yang menjadi barometer bagi level sebuah website, disamping itu juga tempat untuk menyalurkan unek-unek ke dalam bentuk sebuah tulisan dengan harapan banyak dibaca oleh para netter.
Dusunlaman, berpikir global untuk prabumulih (kalau saya tidak salah mengartikan, mohon maaf jikalau salah), dalam salah satu tulisannya yang diikutsertakan pada pertamina blog contest yaitu “Kita Untung Bangsa Untung”, Lebih Nendang! saat ini mungkin banyak benarnya.
Menurut blog ini, slogan yang lama ini lebih nendang, karena lebih nasionalis. Walaupun tetap saja rakyat yang merasa buntung, karena dalam dekade terakhir terjadi beberapa lonjakan harga yang tinggi dan berdampak kepada industri hulu sampai hilir, dan tetap saja konsumen akhir yang menanggung beban kenaikan harga consumer goods.
Dampak lain juga terjadi kepada persaingan bisnis retail Pertamina sendiri, karena Indonesia menerapkan harga minyak berdasarkan harga minyak mentah dunia, bisnis retail ini tidak lagi monopoli Pertamina.
Menurut saya, ada beberapa catatan blog dusunlaman ini yang saya simpulkan, yaitu:
- Slogan yang lama “Kita Untung Bangsa Untung” berorientasi pada pasar, kalau saya tidak salah, intinya kekhawatiran terhadap produk pesaing Pertamina yang banyak dijumpai di pasaran (dengan berlindung pada perisai slogan bernada nasionalis).
- Slogan yang baru “Kerja Keras adalah Energi Kita” berorientasi pada sumber energi migas yang harus dikelola Pertamina, yaitu pengelolaan ladang minyak onshore yang telah dimiliki, eksplorasi ladang offshore dalam wilayah Indonesia dan manca negara, mengakuisisi blok-blok potensial, yang intiya adalah memperoleh energi sebanyak mungkin.
- Kolaborasi kedua slogan di atas dapat menjadi kekuatan dahsyat bagi bangsa ini dan khususnya bagi Pertamina.
Jangan sampai kekhawatiran kita semua terwujud sehingga “Siapa yang Untung?”

